Identifikasi 3 Karya dengan Teori Mimesis dan Significant Form.
Nama : Fandya Khalfaniloka
NPM : 202246500773
Kelas : R3K
Mata Kuliah : Filsafat Seni
Dosen Pengampu : Dr.Sn. Angga Kusuma Dawami M. Sn.
HASIL ANALISIS DARI BEBERAPA KARYA DENGAN TEORI MIMESIS & SIGNIFICANT FORM
1. Tom Penny Skate Legends
Mimesis :
'Tom Penny Skate Legends' Menggambarkan seorang peskateboard professional bernama Tom Penny yang mana sangat mahir dalam bidang tersebut, memiliki bakat alami yang membuatnya dapat membuat gerakan gerakan luar biasa seperti pada gambar, meskipun saat menghadapi banyak rintangan sulit dan aneh, namun terlihat mudah untuk ia lakukan, Tom Penny tidak hanya seperti terlihat suka pada bidang olahraga ini melainkan seperti sudah menjadi indra keenamnya.
Significant Form :
'Tom Penny Skate Legends' Mengvisualisasikannya dengan cukup unik, dengan memasukkan unsur realistis pada wajahnya saja. Namun sisanya hanya berupa tumpukkan bentuk yang tidak serealistis wajahnya. Namun disitulah letak yang menggambarkan bahwa Tom Penny dapat menghadapi berbagai rintangan meskipun itu terlihat aneh atau sulit menurut orang lain.
2. MENTIRA ( LIE )
Mimesis :
'Mentira (LIE)' Menggambarkan seorang President Brazil ke-38. Jair Messias Bolsonaro.
dengan tawanya yang terlihat seperti tawa orang jahat, menunjukkan watak licik dan tidak dapat dipercaya dari presiden tersebut.
Significant Form :
'Mentira (LIE)' Menggambarkan seorang President Brazil ke-38. Jair Messias Bolsonaro.
dengan menggunakan teknik manual, kolase manual ini ditambahkan bentuk garis berwarna merah dalam tujuan memberikan kesan kecaman pada presiden tersebut, ditambah tempelan tulisan "Mentira" di depan mulutnya yang dapat diartikan BERBOHONG dalam bahasa Portugis.
3. SHE IS A WORK IN PROGRESS
Mimesis :
'SHE IS A WORK IN PROGRESS' Menggambarkan seorang wanita yang sedang menatap audience. Digambarkan dengan sangat elegan dan cukup realistis, ekspresi wajahnya juga sangat terpampang dari gambar tersebut yang dapat membuat kita mempelajari sifat atau watak wanita pada gambar.
Significant Form :
'SHE IS A WORK IN PROGRESS' Menggambarkan seorang wanita yang digambarkan dengan berbagai elemen bebas nan abstrak, seperti coret coretan atau bentuk warna warni yang menambah kesan aestetis pada gambar tersebut, latar hitam juga membuat objek wanita menjadi lebih timbul dan menjadi highlight.

Teori Mimesis maupun Significant Form merupakan konsep yang penting dalam memahami sebuah karya seni, meskipun teori teori tersebut juga berdasarkan oleh pandangan orang yang berbeda, seperti Teori Mimesis Plato, Teori Mimesis Aristoteles. dan Significant Form Clive Bell.
Plato, seorang cendekiawan kuno dari Yunani, meyakini bahwa seni hanyalah hasil tiruan atau salinan dari realitas yang ada dalam dunia nyata. Menurut pandangannya, seni adalah sekadar refleksi dari dunia material yang tidak sempurna dan, dengan demikian, tidak dapat disetarakan dengan pengetahuan yang sesungguhnya. Dalam konsep mimesis yang digagas oleh Plato, karya seni hanya dapat dianggap sebagai bayangan yang menggambarkan sesuatu yang sudah ada. Dengan kata lain, seni adalah reproduksi yang kurang sempurna dari realitas dan tidak memiliki substansi sejati.
Aristoteles, dalam kontrast dengan pandangan Plato, merumuskan konsep mimesis dengan pendekatan yang berbeda. Baginya, seni tidak sekadar meniru dunia nyata, melainkan merupakan alat yang kuat untuk merepresentasikan pengalaman manusia dalam dimensi yang lebih dalam dan penuh makna. Aristoteles menganggap seni sebagai sarana yang memungkinkan kita untuk memahami realitas serta meresapi beragam aspek emosional manusia melalui medium seni.
Aristoteles mendorong pemahaman seni sebagai sarana untuk menjelajahi dan meresapi pengalaman manusia dengan lebih dalam, Seniman menggunakan seni untuk menggambarkan kekayaan emosional dan perjalanan manusia dalam cara yang menciptakan makna dan pemahaman yang lebih mendalam.
Clive Bell memperkenalkan teori "significant form," yang mengusulkan bahwa dalam seni, terdapat suatu bentuk yang memiliki makna signifikan dan mampu memicu respon emosional dalam pemirsa. Bentuk ini terdiri dari berbagai unsur seperti garis, warna, dan komposisi yang, ketika digabungkan dengan cermat, menciptakan pengalaman estetis yang kuat dan menginspirasi. Dalam karya "The Prison," seniman mungkin lebih menitikberatkan pada aspek-aspek bentuk dan komposisi geometris yang memberikan kesan tentang keahlian teknis dan citra bangunan-bangunan kuno yang misterius yang belum terungkap.
Secara keseluruhan, teori "significant form" yang diusulkan oleh Clive Bell lebih menekankan pada pengalaman estetis formalis yang dihasilkan oleh karya seni, daripada hubungan karya seni dengan dunia nyata. Sementara teori mimesis Plato dan Aristoteles memandang seni melalui lensa hubungannya dengan realitas, teori "significant form" mengajarkan kita untuk melihat seni dari sudut pandang yang lebih abstrak dan estetis. Ketiga teori ini memberikan pendekatan yang berbeda untuk menghargai dan menginterpretasi seni, dan memahami mereka secara bersama-sama membantu kita menggali keragaman dan kedalaman seni dalam berbagai bentuknya.
Komentar
Posting Komentar